TAT, Jakarta — Musim hujan sering dianggap bukan waktu ideal untuk berlibur. Namun di Thailand, justru sebaliknya. Pegunungan diselimuti kabut, air terjun mengalir lebih deras, hutan terlihat semakin hijau, dan suasana di berbagai destinasi wisata terasa lebih tenang dibanding musim ramai wisatawan.
Melalui kampanye "Feel All the Feelings", Tourism Authority of Thailand (TAT) merekomendasikan sejumlah destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda selama musim hujan. Mulai dari desa berkabut di Thailand Utara hingga pantai tropis di Thailand Selatan, berikut beberapa tempat yang bisa masuk bucket list perjalanan Anda.
Rekomendasi Destinasi Thailand Saat Musim Hujan
1. Phu Langka, Phayao
Lokasi: Provinsi Phayao, Thailand Utara
Waktu terbaik berkunjung: Juni–Februari, terutama saat matahari terbit
Phu Langka dikenal sebagai salah satu spot terbaik untuk menikmati lautan kabut di Thailand. Dari puncaknya, Anda dapat menyaksikan hamparan kabut putih yang menyelimuti lembah dan pegunungan setiap pagi. Pemandangan ini menjadi favorit para fotografer dan pencinta alam.
2. Wat Chedi Luang, Chiang Mai

Lokasi: Chiang Mai Old Town, Thailand Utara
Waktu terbaik berkunjung: Pagi atau sore hari untuk menghindari cuaca panas
Kuil bersejarah yang dibangun pada abad ke-14 ini merupakan salah satu landmark penting Chiang Mai. Saat musim hujan, bata-bata kunonya tampak lebih dramatis dengan latar langit mendung dan suasana yang lebih sejuk.
3. Wat Phra Phutthabat Sutthawat, Lampang

Lokasi: Provinsi Lampang, Thailand Utara
Waktu terbaik berkunjung: Musim hujan hingga awal musim dingin (Juni–Januari)
Kuil ini terkenal dengan dua pagoda putih yang berdiri di atas puncak gunung dan sering disebut sebagai "Floating Pagodas". Saat kabut turun, pemandangannya terlihat seperti melayang di atas awan.
4. Perkebunan Teh Chiang Rai

Lokasi: Distrik Mae Chan, Provinsi Chiang Rai
Waktu Terbaik Berkunjung: Juni–Oktober
Perkebunan teh terbesar dan paling terkenal di Chiang Rai ini menawarkan hamparan kebun teh hijau yang membentang mengikuti kontur perbukitan. Musim hujan membuat warna hijaunya semakin segar. Selain menikmati pemandangan, Anda juga dapat mencicipi berbagai olahan teh khas Thailand di kafe yang menghadap langsung ke perkebunan.
5. Ban Rak Thai, Mae Hong Son

Lokasi: Provinsi Mae Hong Son, dekat perbatasan Thailand-Myanmar
Waktu Terbaik Berkunjung: Juni–Februari
Ban Rak Thai adalah desa kecil dengan nuansa Tiongkok Yunnan yang kental. Rumah-rumah tradisional, danau yang tenang, serta kebun teh di sekitarnya menciptakan suasana yang sangat berbeda dari destinasi lain di Thailand. Kabut yang turun pada pagi hari membuat desa ini terlihat seperti dalam lukisan.
6. Thale Bua Daeng, Udon Thani
Lokasi: Nong Han Lake, Provinsi Udon Thani
Waktu Terbaik Berkunjung: Desember–Februari pada pagi hari
Danau ini terkenal karena jutaan bunga teratai merah muda yang bermekaran dan menutupi permukaan air. Pengunjung dapat menyewa perahu untuk menikmati pemandangan dari dekat sambil menyaksikan matahari terbit. Fenomena ini menjadi salah satu atraksi alam paling ikonik di Thailand Timur Laut.
7. Sam Phan Bok, Ubon Ratchathani

Lokasi: Mekong River, Provinsi Ubon Ratchathani
Waktu Terbaik Berkunjung: November–Mei ketika permukaan air Sungai Mekong surut
Sam Phan Bok berarti "3000 lubang", merujuk pada ribuan cekungan batu yang terbentuk akibat erosi Sungai Mekong selama ribuan tahun. Formasi batuan unik ini sering dijuluki sebagai "Grand Canyon Thailand" dan menjadi salah satu lanskap alam paling menarik di wilayah Isan.
8. Wat Arun, Bangkok

Lokasi: Tepi Sungai Chao Phraya, Bangkok
Waktu Terbaik Berkunjung: Sore hingga menjelang malam
Wat Arun atau Temple of Dawn merupakan salah satu landmark paling terkenal di Thailand. Menara utama setinggi lebih dari 70 meter yang dihiasi porselen warna-warni menjadi daya tarik utamanya. Saat matahari terbenam, pantulan cahaya di Chao Phraya River menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik.
9. Huai Mae Khamin Waterfall, Kanchanaburi
Lokasi: Khuean Srinagarindra National Park, Provinsi Kanchanaburi
Waktu Terbaik Berkunjung: Juni–Oktober
Air terjun tujuh tingkat ini dikenal karena airnya yang berwarna biru kehijauan dan lingkungan hutannya yang masih alami. Saat musim hujan, debit air meningkat sehingga setiap tingkat air terjun terlihat lebih megah. Banyak wisatawan menyebutnya sebagai salah satu air terjun terindah di Thailand.
10. Laem Had dan Khao Sok National Park

Lokasi: Provinsi Phang Nga dan Surat Thani, Thailand Selatan
Waktu Terbaik Berkunjung: Juni–Oktober untuk menikmati suasana hijau khas musim hujan
Laem Had di Koh Yao Yai terkenal dengan hamparan pasir putih yang memanjang ke tengah laut, menciptakan pemandangan yang sangat ikonik. Sementara itu, Khao Sok National Park menawarkan pengalaman berbeda dengan hutan hujan purba, danau hijau zamrud, tebing batu kapur yang menjulang tinggi, serta penginapan terapung di tengah alam.
Kedua destinasi ini menunjukkan sisi Thailand Selatan yang tidak hanya tentang pantai, tetapi juga kekayaan alam yang luar biasa.
Mengapa Musim Hujan Layak Dipertimbangkan?
Musim hujan di Thailand umumnya berlangsung antara Mei hingga Oktober. Meski hujan turun lebih sering, biasanya tidak berlangsung sepanjang hari. Sebaliknya, periode ini menghadirkan pemandangan yang lebih hijau, udara yang lebih sejuk, dan suasana yang lebih tenang dibanding musim liburan puncak.
Bagi wisatawan Indonesia yang ingin melihat sisi lain Thailand selain Bangkok atau Pattaya, musim hujan bisa menjadi waktu yang tepat untuk menjelajahi destinasi alam, budaya, hingga desa-desa unik yang menawarkan pengalaman berbeda.
Jadi, jika Anda sedang merencanakan liburan ke Thailand tahun ini, jangan langsung menghindari musim hujan. Bisa jadi, justru pada musim inilah Anda menemukan sisi Thailand yang paling berkesan.